Feeds:
Posts
Comments
Oleh : Dedy Suardi

A B S T R A K

Lord Brain[1] menandaskan bahwa manusia yang tak memperhatikan lagi segi-segi moral dan spiritual dari kehidupannya karena terlampau mementingkan kehidupan lahiriah saja, merupakan manusia yang dihinggapi penyakit yang ia sebut “Frozen Emotional Attitude”. Mereka semua memerlukan re-edukasi emosional. Lantas bagaimanakah caranya memberi mereka re-edukasi emosional tersebut? Jaques Barzun[2] menandaskan: “Restore God to the fullness of His Reality”.

Sikap batin yang beku tersebut sering melanda para seniman yang di puncak menara gading kesenimannya, secara eksklussif berkoar-koar mengatakan dengan angkuhnya bahwa seni cumalah untuk seni semata! Seni untuk kenikmatan diniawi semata! Mereka nyaris memberhalakan nilai-nilai estetis, dari mulai kaidah-kaidah estetik yang dibakukan oleh segelintir pemikir seni seperti Golden Section misalnya, hingga faham Estetisme yang menghalalkan segala cara berkesenian, kendatipun jelas-jelas melanggar norma-norma keagamaan yang dipeluknya! Continue Reading »

Kepada Yth.

Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf

(Penulis Matahari Mengelilingi Bumi)

D/a: Penerbit Pustaka Al Furqon

Kompleks Ma’had al-Furqon al-Islami

Srowo-Sidayu-Gresik 61153

Indonesia.

As.Wr.Wbrkth.

Pertama, saya ucapkan selamat atas penerbitan buku bapak yang berjudul,”Matahari Mengelilingi Bumi”, semoga niat bapak menulis buku yang isinya cukup kontroversial ini, tidak “kontroversi” dengan niat bapak yang suci untuk menegakkan Agama Allah.

Namun kendati demikian, dengan segala kerendahan hati, setelah saya pribadi membaca “ Matahari Mengelilingi Bumi”, izinkanlah saya ‘sedikit nimbrung’ atau mungkin boleh dibilang ‘memberi sedikit masukan’ atas tulisan yang menurut saya (maaf) merupakan dukungan atas Teori Ptolomeous, yang amat dipuja oleh para pendeta Nasrani di abad kegelapan tempo dulu; bahkan konon, Teori Ptolomious yang dibukukan berjudul “Collection” itu telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab dengan judul “al-Maghist”, yang menurut kabar burung, buku yang ditulis dengan huruf Arab tesebut, telah banyak “menggelincirkan” para ulama Islam yang tidak meneliti ilmu Astronomi secara langsung di lapangan. (dipercaya begitu saja, karena setiap kitab behuruf Arab itu dianggap benar) Continue Reading »

ORANG ISLAM YANG MEYAKINI MATAHARI MENGELILINGI BUMI, KEMBALI PADA ABAD KEGELAPAN YANG MARAK DENGAN TAQLID DAN KEBODOHAN!

Oleh: Dedy Suardi

Saudaraku sesama muslim yang berbahagia! Kebangkitan Islam telah lama kita gembar-gemborkan sambil sebahagian dari kaum muslimin tak bangkit-bangkit seingsutpun dari oggokan kebodohan, yang membikin kecemerlangan Cahaya Al-Qur’anul Karim seakan-akan kita kusamkan kembali berkat kekhilafan dari para pengkajinya!

Kini, di abad Robot Opportunity dan Spirit merangkak-rangkak di permukaan planet Mars untuk melacak kandungan air yang menunjang kehidupan, pro-kontra yang punya kaitannya dengan falaq benda-benda langit, telah marak kembali, bahkan nyaris diornamen oleh sumpah-serapah dan caci-maki yang tidak sesuai dengan keluhuran budi yang diajarkan oleh Agama Islam yang kita junjung tinggi!

geocentrisSebagaimana kita ketahui bersama, “ABAD KEGELAPAN” diwarnai secara kusam oleh seorang tokoh fanatik bernama Ptolomeus (1140-1101 SM) dari Alexandria.! Beliau meyakini tanpa ampun bahwa Bumi kita yang kita tempati ini merupakan pusat alam semesta raya dan diam tidak bergerak! Matahari, bulan dan bintang-bintang, beliau anggap sebagai benda-benda kecil yang memutari planet Bumi! Jadi, planet kita (Bumi) diyakini sebagai benda yang paling besar di jagat raya! Dengan keyakinan yang tak bisa ditawar-tawar itu, maka muncullah sebuah teori yang benar-benar dikeramatkan selama 18 abad oleh para pendukungnya yang dijuluki “TEORI GEOCENTRIC”! Continue Reading »